Bercinta seharusnya menjadi momen menyenangkan yang dinikmati sepasang suami-istri. Tapi tidak bagi pasangan dari London Barat ini.
Seorang wanita berusia 44 tahun yang tidak disebutkan namanya jatuh pingsan selama tiga menit setelah mendapatkan seks oral dari pasangannya. Wanita itu pun awalnya mengeluhkan kepalanya sakit sekali dan tubuhnya menjadi kaku.
Dikutip dari Mirror, sesampainya di rumah sakit, dokter menemukan pembuluh darahnya pecah di dalam tengkoraknya.
"Pada pengambilan riwayat yang lebih dekat, pasien melaporkan mendekati orgasme saat menerima seks oral dari pasangannya sebelum kehilangan kesadaran," kata dokter yang menanganinya dalam British Medical Journal.
Wanita itu pun menjalani CT scan dan ditemukan darah antara tengkorak dan otaknya yang menunjukkan bahwa ia mengalami stroke. Dokter juga mengatakan perdarahan yang terjadi adalah subarakhnoid, yaitu jenis perdarahan yang tidak biasa di otak dan berukuran kecil.
Di dalam laporan itu dokter mengakui bahwa aktivitas seksual menjadi penyebab pecahnya pembuluh darah karena meningkatkan tekanan darah.
"Penelitian yang lebih terdahulu dengan pemantauan arteri menunjukkan bahwa selama aktivitas seksual, tekanan darah serta detak jantung sangat mungkin berubah dengan kenaikan tertentu selama orgasme," tulis dokter yang menangani.
Namun wanita itu juga punya riwayat perokok, peminum alkohol, pengidap asma dan malaria di otak pada usia 20-an. Tetapi dokter mengatakan itu tidak terkait langsung dengan stroke. https://bit.ly/35fBfpz
Gara-gara Telan Cairan Sperma, Wanita Ini Harus Dirawat di RS
Amankah air mani atau cairan sperma ditelan? Pertanyaan seperti itu cukup sering beredar dan menurut pakar kesehatan seksual, Dr Andri Wanananda MS, jawabannya air mani relatif aman ditelan selama berasal dari pria yang sehat dan higienis.
Namun demikian kadang ada juga beberapa kasus pengecualian tidak biasa seperti yang terjadi pada seorang wanita berusia 31 tahun dari Spanyol. Dilaporkan dalam jurnal BMJ Case Reports, sang wanita harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami reaksi alergi berat (anafilaksis).
Sebelum jatuh sakit sang wanita diketahui sedang memberikan seks oral pada pasangan lalu menelan air maninya. Tidak lama sang wanita langsung muntah-muntah, kesulitan bernapas, dan muncul ruam merah di kulit.
Kepada dokter di Hospital General Universitari d'Alacant sang wanita mengaku punya alergi obat penisilin. Namun demikian ia tidak merasa telah mengonsumsi makanan atau obat yang aneh-aneh.
Setelah dilakukan pemeriksaan dokter menemukan ternyata air mani pasangannya yang mengandung obat antibiotik amoksilin, sejenis penisilin. Sang pasangan diketahui mengonsumsi amoksilin untuk mengobati infeksi telinga.
"Sepengetahuan kami ini kasus pertama kecurigaan anafilaksis dipicu amoksilin pada seorang wanita setelah kontak seksual dengan pria yang mengonsumsi obat. Hipotesis kami obat ditransfer oral lewat air mani," tulis dokter dalam jurnal yang dikutip pada Selasa (12/3/2019).
Penulis laporan mengingatkan agar orang-orang yang mungkin punya alergi obat kedepannya hati-hati terhadap risiko serupa. Disarankan memakai kondom bila tidak yakin sebelum melakukan seks oral. https://bit.ly/2qoydjW
Tidak ada komentar:
Posting Komentar