Sabtu, 23 November 2019

Bunuh Diri Bisa Dicegah! Kenali Tanda-tanda dan Cara Menghadapinya

 Bunuh diri merupakan tindakan impulsif yang bisa muncul kapan saja dan dalam kondisi apapun. Seringkali orang sulit untuk mengidentifikasi dengan jelas bahwa yang bersangkutan berpikir untuk mengakhiri hidup. Namun, jika kita cukup sensitif dan jeli, terdapat beberapa hal yang seringkali diperlihatkan, loh.

dr Yaniar Mulyantini, SpKJ, dari Poli Psikiatri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu mengatakan bahwa bunuh diri merupakan tindakan yang melalui proses panjang. Cuma orang sekitar belum tentu sensitif menerima sinyal-sinyalnya. Seperti contoh, biasanya yang bersangkutan mulai terpikir ke arah kematian.

"Kayaknya saya ga usah ada aja deh di dunia ini," kata dokter Yaniar memberikan contoh pemikiran yang terlintas sebelum seseorang ingin bunuh diri.

"Mungkin bagi yang tidak mengalami, merasa ini pikiran biasa aja. Namun, bagi yang bersangkutan kita gak tahu seberapa dalam sebetulnya yang mereka alami," tambahnya.

Oleh karena itu, menurut dokter Yaniar penting untuk masyarakat sekitar lebih sensitif soal isu-isu ini. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan ketika seseorang memperlihatkan tanda-tanda bunuh diri:

1. Langsung dekati dan ajak bicara. Cukup jadi pendengar yang baik.

2. Kalau merasa bukan kapasitasnya untuk bantu segera cari pertolongan tenaga profesional.

3. Pastikan yang bersangkutan berada pada situasi yang aman dan nyaman. Jauhkan barang-barng yang kecenderungannya berbahaya mengancam keselamatannya. https://bit.ly/33fpfmu

4. Dekatkan yang bersangkutan ke keluarga atau support system.

Sulli Eks f(x) dan Taeyeon SNSD Idap Depresi, Kenapa Idol Rentan Mengalaminya?

Setelah kematian Sulli, banyak penggemar yang khawatir dengan kondisi Taeyeon SNSD. Pasalnya ia secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya mengalami depresi.

"Tidak, saya menderita depresi. Saya berusaha keras agar membaik lewat perawatan antidepresan," tulis Taeyeon di akun Instagram Story miliknya.

Pengakuan Taeyeon menambah panjang deretan K-pop Idol yang mengidap depresi. Depresi adalah kondisi mental yang lebih berat dari stres. Ketika stres tidak tertangani dan terus menumpuk maka akan cenderung mengalami depresi.

Ahli menyebut selebriti rentan alami depresi dan gangguan kejiwaan. Psikolog Michel Reynaund dari Paul Brosse Hospital, Paris, menyebut artis, musisi, ataupun seniman merupakan orang yang sensitif secara emosional. Hal ini menjadi baik untuk pengembangan karir dan karya mereka tetapi berdampak buruk pada kerentanan mengidap gangguan kecemasan.

"Mereka lebih mudah merasakan emosi, yang bisa saja menghasilkan berbagai masterpiece. Namun hal ini membuat mereka juga lebih rentan mengalami gangguan kecemasan, depresi dan perubahan mood tak menentu," tuturnya mengutip News Max.

Selain itu sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Phenomenological Psychology menuliskan selebriti bisa mengalami beban ketenaran yang membuat mereka sulit menjadi diri sendiri. Mereka harus mebagi kepribadian, satu untuk tampil di depan umum dan lainnya ketika bersama teman atau keluarga.

Beban ketenaran membuat selebriti seperti terisolasi. Sulit bertemu keluarga, tak mudah percaya dengan orang lain dan sering alami stres.

Kondisi depresi tidak bisa diremehkan dan harus ditangani secara profesional. Disarankan untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater jika mengalami gejala depresi. https://bit.ly/2rmibqR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar