Kamis, 21 November 2019

Jerawat Membandel Sering Muncul di Dagu, Bagaimana Mengobatinya?

Selamat siang, saya ingin menanyakan mengenai kulit muka saya terutama di sekitar dagu ini sering timbul jerawat merah-merah. Apakah sebabnya dan bagaimana pengobatan serta cara mencegahnya?

Jerawatnya merah-merah, sering timbul-timbul terus. Mohon bantuan cara mengobatinya.

Jawaban

Jerawat di bagian dagu sering terjadi, terutama pada wanita. Jerawat ini sering disebabkan oleh pengaruh dari hormon androgen yang menstimulasi minyak yang berlebih. Pengobatan untuk jenis jerawat ini sama seperti jenis jerawat yang lainnya bisa dipilih krim antijerawat, perawatan yang sesuai dengan kondisi klinis pasien saat ini.

Pencegahan yang bisa dilakukan seperti membersihkan sisa makeup dengan tepat, menjaga kondisi kulit tetap lembab dan tidak memencet jerawat untuk mencegah terjadinya bekas jerawat.

Kena Panu, Bolehkah Pakai Obat Salep dan Sabun Antijamur Sekaligus?

Halo Dok, saya menderita penyakit panu yang cukup lama dengan bercak keabu-abuan. Apakah boleh jika saya memakai obat salep dan sabun antijamur tanpa resep secara bersamaan Dok?

Jawaban

Panu disebabkan oleh jamur, karena itu biasanya butuh pengobatan yang cukup lama bahkan bisa sampai berbulan-bulan.

Pengobatan panu yang cukup efektif, murah, dan aman, biasanya memakai obat topikal dengan menggunakan salep antijamur. Pada umumnya salep antijamur dapat dibeli secara bebas oleh pasien dan aman digunakan. Namun, bila lokasinya luas, biasanya pengobatan topikal saja tidak cukup dan memerlukan kombinasi pengobatan sistemik dengan obat minum.

Perlu pemeriksaan oleh dokter untuk memastikan diagnosis dan kesembuhan karena bercak kulit akibat panu biasanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk kembali normal (menggelap kembali sesuai warna kulit). https://bit.ly/2qB2TP0

Tak Hanya Kulit, Paru-paru Juga Bisa Kena Infeksi Jamur

Selama ini infeksi jamur kerap dikaitkan dengan masalah kulit. Sebut saja panu, kudis, kurap, dan sederet penyakit kulit lainnya biasanya disebabkan karena infeksi jamur.

Namun jamur juga bisa menginfeksi paru-paru yang menyebabkan penyakit mikosis paru. Spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP, mengatakan mikosis paru adalah gangguan paru atau jalan napas yang disebabkan infeksi, kolonisasi jamur, atau reaksi hipersensitif pada jamur.

"Infeksi jamur juga bisa kena paru, saluran napas, bahkan darah. Meski jarang, ini harus jadi perhatian karena angka kematiannya tinggi," katanya saat dijumpai detikcom beberapa waktu lalu.

Infeksi jamur paru saat ini telah menjadi ancaman kesehatan global karena adanya peningkatan jumlah kasus yang signifikan sejalan dengan peningkatan jumlah pasien dengan faktor risiko akibat penurunan daya tahan tubuh. Terlebih lagi, jamur bisa ditemukan di semua tempat yang membuat kontaminasinya pun tinggi.

"Indonesia itu surganya jamur. Jamur ada di tanah, debu, ruangan yang membuat jamur bisa menjadi infeksi. Jamur bisa masuk ke paru-paru kalau daya tahan tubuh menurun," ucapnya.

Ada beberapa orang yang memiliki faktor risiko tinggi terkena infeksi jamur paru termasuk mereka yang memiliki kebiasaan merokok, punya riwayat penyakit paru obstruktif kronik, gagal ginjal, HIV, dan yang pernah mengidap tuberkulosis (TB).

Saat ini diperkirakan lebih dari 300 juta orang terinfeksi jamur paru karena masih banyak yang berpikir infeksi jamur hanya di kulit. Hal tersebut yang mengakibatkan angka kematiannya cukup tinggi, mencapai 40-100 persen karena terlambatnya diagnosis.

"Banyak penelitian yang menunjukkan infeksi jamur paru bisa berbarengan dengan TB dan indikasi awal TB. Bisa jadi setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan TB yang ternyata pasien terkena infeksi jamur paru," sebutnya. https://bit.ly/37qV92X

Tidak ada komentar:

Posting Komentar