3. Proyek Laut Merah
Proyek ini dilakukan di kota pesisir Umluj dan Al Wajh dengan luas 30.000 Kilometer persegi. Ini adalah kawasan dengan pulau-pulau cantik, lanskap gurun, harta bersejarah dan arkeologi dan gunung berapi yang tidak aktif.
Proyek ini akan menjadi resor serba guna yang sepenuhnya terintegrasi, mewah, dan serba guna di Timur Tengah. Rancangan kawasan ini juga fokus dengan warisan budaya dan konservasi yang menyediakan 8.000 kamar hotel.
Sepanjang 200 Km wilayah ini meliputi pantai yang masih alami dan lanskap gurun yang luas yang kaya akan kekayaan arkeologi kuno. Tak hanya itu, nantinya mereka juga akan membangun pulau buatan dan menanam 15 juta tanaman seluas 100 hektar.
Destinasi ini tak hanya menawarkan resor dan pemandangan pulau. Di sini juga terdapat kehidupan laut yang melimpah dan penyelaman kelas dunia.
4. Amaala
Masih berada di kawasan sepanjang Laut Merah, Provinsi Tabuk proyek ini berbatasan dengan Kota Neom dan Proyek Laut Merah. Proyek ini akan membantu pengembangan pusat pariwisata baru di Arab Saudi.
Pengembangan ini akan menambah 2.500 kamar hotel, 700 villa dan perumahan pribadi dan area ritel dengan 200 outlet. Amaala juga akan menampilkan akademi seni guna mengembangkan seniman muda dari Arab Saudi.
Area seluas 3.000 kilometer persegi nantinya akan punya bandara sendiri dan menargetkan pelancong mewah. Nantinya kawasan ini juga dilengkapi dengan pembangunan untuk pendidikan, infrastruktur, y=taman dan perumahan.
5. Qiddiya
Qiddiya dibangun menjadi destinasi hiburan, olahraga dan budaya unggulan Arab Saudi. Proyek ini berada di pinggiran Riyadh dan menjadi pusat hiburan pertama kerajaan dan terbesar di dunia.
Pembangunan Qiddiya ditargetkan selesai di 2023. Ini akan menjadi rumah bagi roller coaster tercepat di dunia dan ragam wahana lainnya. Serta mencakup juga fasilitas olahraga dan taman safari.
Proyek Qiddiya telah dimulai sejak April 2018 lalu dan sedang dikembangkan dalam tiga fase. Tahun ini ditargetkan untuk meluncurkan Qiddiya Experience Center dan dimulainya pembangunan fase satu.
Arab Saudi rumah bagi 5 Warisan Budaya UNESCO
Tak hanya berbau dengan nuansa mewah saja, Arab Saudi juga mengutamakan aspek budaya dan kekayaan arkeologi yang dimilikinya. Terdapat 5 situs UNESCO yang berada di wilayah Arab Saudi.
- Rock Art yang berusia 10.000 tahun di Hail
- Al Ahsa, oasis terbesat di dunia
- Situs arkeologi Al Hijr
- Benteng Distrik At-Turaif
- Kota Tua Jeddah
Arab Saudi punya daya tarik misterius
Dilansir dari CNN travel, Laura Alho seorang Influencer asal Finlandia mengatakan bahwa Arab Saudi punya daya tarik yang luar biasa. Arab Saudi punya budaya yang kaya, sarat sejarah, dan beragam bentang alam.
Tentu saja pernyataan dari Alho ini sekaligus menepis stigma bahwa Arab Saudi hanya tentang minyak dan gurun pasir tandus saja.
Begitu juga dengan pengakuan Marc Nouss, seorang fotografer asal Paris yang telah berkunjung ke Arab Saudi dua kali. Dia berkunjung ke gurun bersejarah Al-Ula dan pegunungan Al-Soudah.
"Kebaikan orang yang tinggal di sana adalah poin utama. Saya sering bepergian ke beragam negara, dan tidak menemukan hal seindah di dua tempat di atas. Saya mendengar Arab Saudi akan membuka pariwisatanya, dan saya yakin ini akan berhasil karena mereka sangat kaya akan budaya dan sejarah," ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar