Minggu, 20 Desember 2020

Inggris Pastikan Varian Baru Corona Lebih Menular, Ini Alasannya

 Baru-baru ini varian baru Corona yang ditemukan di Inggris, diklaim lebih menular. Hal ini disampaikan National Health Service (NHS).

Dikutip dari BBC, kepala petugas medis Inggris, Chris Whitty, menyebut hal ini berdasarkan data kasus Corona yang terus melesat di Inggris bagian selatan. Disimpulkan bahwa mutasi tersebut berkaitan dengan peningkatan kasus dan membantu menyebar lebih cepat.


Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan pembicaraan darurat dengan kabinetnya pada Sabtu (19/12/2020).


"Meski begitu, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan strain baru yang ditemukan lebih mematikan atau mempengaruhi vaksin," jelas Prof Whitty.


"Kami telah memperingatkan Organisasi Kesehatan Dunia dan terus menganalisis data yang tersedia untuk meningkatkan pemahaman kami," kata Prof Whitty dalam sebuah pernyataan.


Varian baru virus Corona ini pertama kali diumumkan Menteri Kesehatan Inggris awal pekan ini. Saat itu, ia menyebut mutasi baru diyakini terkait dengan lonjakan kasus COVID-19 di Inggris bagian selatan dan tenggara.


Whitty mengatakan, badan kesehatan publik negara itu mengidentifikasinya melalui pengurutan genom.


Lebih lanjut, saat ini tingkat kasus COVID-19 tertinggi di Inggris ada di London. Sementara, sebagian besar wilayah Inggris selatan berada pada peringatan tertinggi (tingkat tiga) pembatasan virus Corona.


Wilayah yang ada dalam peringatan tingkat tiga, dilarang bersosialisasi di dalam ruangan. Restoran dan pub boleh buka tetapi hanya melayani layanan untuk dibawa pulang. Namun, toko tetap boleh buka.

https://movieon28.com/movies/buffalo-boy/


Heboh Kasus Pemerkosaan Mayat, Ini 6 Fakta Penyimpangan Seks Nekrofilia


Publik dikejutkan dengan kasus pemerkosaan mayat yang dilakukan pria berinisal AM (19) asal Payakumbuh. Ia melakukan aksinya setelah membunuh korban karena ditolak saat mengajak untuk bersetubuh.

Warga menemukan mayat korban pada Rabu (09/12/2020) di dekat jalan menuju ladang ubi di Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Payakumbuh, Sumatera Barat. Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Mochammad Rosidi mengungkapkan jasad korban kemudian dievakuasi dan diautopsi.


Dalam dunia medis, perilaku menyetubuhi mayat dikenal sebagai nekrofilia. Seseorang dengan kondisi tersebut cenderung memiliki hasrat atau ketertarikan seksual untuk bersetubuh dengan mayat.


Dikutip dari Listverse, berikut enam fakta nekrofilia.


1. Nekrofilia belum tentu kelainan mental

Kondisi ini termasuk dalam kategori yang yang disebut parafilia atau ketertarikan maupun praktik seksual pada hal-hal yang tidak biasa. Studi berjudul The DSM Diagnostic Criteria for Paraphilia Not Other Specified yang ditulis Martin Kafka, menyebut nekrofilia dapat dianggap sebagai fetish karena objek hasrat seksual pada sesuatu yang tak hidup.


Namun perlu ada kajian lebih dalam mengenai itu. Nekrofilia dapat disertai dengan tindakan sadis berupa pembunuhan bermotif seksual.


2. Tipe nekrofilia

Studi yang dilakukan dr Jonathan Rosman dan dr Philip Resnick menemukan ada empat jenis nekrofilia, yakni homicidal necrophiles, regular necrophiles, fantasizer, dan pseudo-necrophiles. Semuanya dijelaskan dengan beberapa data, 68 persen nekrofilia berasal dari orang yang mengungkapkan keinginan untuk bersama pasangan yang tidak dapat menolak.


Hal mengejutkan lainnya, 42 persen orang dengan nekrofilia benar-benar melakukan pembunuhan untuk mewujudkan keinginan mereka. Ini menggambarkan bahwa banyak nekrofil melakukan tindakan ekstrem dengan membunuh orang lain.


3. Nekrofilia lebih umum ditemukan pada pria

Dalam studi yang sama, 95 persen pelaku nekrofilia adalah pria. Selain itu, 100 persen kasus pembunuhan nekrofilik dilakukan oleh pria.


Penelitian mengungkapkan hanya 15 persen wanita yang terlibat 'regular nekrophillia'. Namun tidak ada jaminan bahwa wanita tidak akan melakukan hal ekstrem terkait dengan nekrofilia.

https://movieon28.com/movies/warkop-dki-reborn-4/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar