Sabtu, 19 Desember 2020

Mau Beli Perusahaan di AS, Philips Kucurkan Rp 39 Triliun

 Perusahaan teknologi asal Belanda, Philips akan membeli perusahaan diagnostik dan monitoring jantung Amerika Serikat (AS) BioTelemetry senilai US$ 2,8 miliar atau sekitar Rp 39,48 triliun (kurs Rp 14.100). Langkah ini akan memperkuat penawaran produk perawatan jarak jauh.

Mengutip CNBC, Jumat (18/12/2020), Philips menyatakan akan membayar US$ 72 per saham BioTelemetry yang beredar secara tunai. Saham Philips naik 2% pada awal perdagangan dan menjadikannya salah satu terbesar di indeks AEX, bluechip Amsterdam.


BioTelemetry memiliki sekitar 1.900 karyawan. Perusahaan fokus pada diagnosis dan pemantauan jarak jauh pada gangguan irama jantung yang mewakili 85% dari penjualan senilai US$ 439 juta tahun lalu.


Aksi korporasi ini akan menjadi bagian bisnis perawatan yang terhubung, di mana menawarkan berbagai platform dan perangkat yang memungkinkan pasien untuk tinggal di rumah sambil dipantau.


Philips mengandalkan peningkatan harapan hidup dan penyakit kronis ini menjadi pilar pertumbuhan di masa depan. Sementara, pandemi COVID-19 menyebabkan lonjakan permintaan akan solusi pemantauan jarak jauh.


"Kami selalu sangat optimistis tentang perawatan yang terhubung," kata Kepala Eksekutif Frans van Houten.


"Dengan COVID, kami telah melihat percepatan permintaan dan menurut kami akuisisi ini sangat cocok di era di mana pemantauan pasien jarak jauh akan menjadi semakin penting," sambungnya.


Philips telah fokus pada perawatan kesehatan setelah melepas divisi pencahayaan dan elektronik konsumernya beberapa tahun terakhir. Perusahaan berharap dapat menyelesaikan pembelian pada kuartal pertama 2021.

https://maymovie98.com/movies/notes-on-a-scandal/


Inovasi Baru AXA Mandiri, Asuransi Mandiri International Medical Care


PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) secara resmi memperkenalkan Asuransi Tambahan Mandiri International Medical Care (MIMC) di ulang tahunnya yang ke-17. Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha mengatakan MIMC sebagai inovasi terbaru, tidak hanya menyediakan manfaat perlindungan yang beragam, tetapi juga layanan dengan kualitas berstandar tinggi dan jangkauan yang luas.

Sehingga, lanjutnya, MIMC mampu memberikan manfaat perlindungan komprehensif termasuk perlindungan akibat pandemi COVID-19, yaitu untuk kesehatan fisik maupun mental, baik di dalam dan luar negeri. MIMC merupakan perlindungan tambahan dari produk dasar Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera.


"Memegang teguh visi payer-to-partner AXA Mandiri termotivasi untuk selalu memberikan nilai lebih kepada nasabah dan bertindak sebagai mitra dalam membantu memenuhi tujuan perlindungan jangka panjang dengan melindungi hal yang terpenting bagi mereka. Sejalan dengan visi ini, MIMC hadir untuk memberikan ketenangan hati dan rasa nyaman bagi nasabah melalui manfaat tambahan komprehensif, baik pada saat pemeliharaan kesehatan maupun saat perawatan kesehatan dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia, sehingga nasabah dapat menjalani hidup dengan penuh percaya diri karena terlindungi kapan pun, di mana pun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/12/2020).

https://maymovie98.com/movies/black-dynamite/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar