Bayang-bayang kegagalan misi Chandrayaan 2 yang gagal melakukan pendaratan di Bulan tak menghalangi India untuk bermimpi lebih besar lagi. Mereka berambisi mengirimkan manusia ke Bulan.
Keinginan tersebut sudah masuk dalam rencana Indian Space Research Organization (ISRO) di misi Chandrayaan 3, seperti dilansir detikINET dari Space, Senin (9/9/2019). ISRO memiliki niatan untuk menjalankan Chandrayaan 3 di masa depan.
Misi ini serupa dengan yang dimilliki Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yang menargetkan melakukan pendaratan manusia di Bulan. Bedanya, tentu saja, adalah AS pernah melakukannya 50 tahun lalu, sedangkan India bahkan belum sukses mendaratkan wahana (tak berawak) di satelit alami Bumi tersebut.
Tak hanya di situ, ISRO juga disebutkan membidik misi antarplanet, termasuk kemungkinan penyelidikan ke Mars dan Venus. Sebenarnya, jika berbicara Mars, India sempat menghebohkan karena berhasil mengorbitkan satelit Mangalyaan di Planet Merah itu pada September 2014. https://bit.ly/2XFeYiw
"Ada batas-batas baru untuk dijelajahi dan tempat-tempat baru untuk dikunjungi. Kami akan naik ke kesempatan dan skala ketinggian kesuksesan yang lebih baru," ujar Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sambutannya usai menyaksikan hilang kontak lander Vikram di Bulan.
Sumber yang sama juga mengatakan, India sedang dalam pembicaraan dengan Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) dalam program penjelajahan ke Bulan yang lebih besar dan lebih baik lagi dari sebelumnya.
Wahana antariksa hasil duet badan antariksa ini untuk menjelajahi wilayah air beku di Bulan yang selama ini diduga tidak terpapar sinar Matahari sehingga tidak meleleh.
Kepala ISRO K. Sivan mengungkapkan, India memang terus mencari dan menambah rekanan internasional dalam misinya mengeksplorasi luar angkasa suatu hari nanti.
"Kami akan mengundang negara-negara lain juga untuk berpartisipasi dengan muatan mereka. Kami sedang mengerjakan konfigurasi Chandrayaan 3 dan akan memutuskan jadwal peluncuran di kemudian hari," tuturnya.
Sedangkan untuk Mars, keberhasilan misi sebelumnya membawa kepercayaan diri India mengeluarkan Mars Orbiter Mission 2 alias Mangalyaan 2. Disebutkan, upaya diluncurkan skeitar 2022. Begitu juga Venus yang sayangnya untuk satu ini belum diketahui lebih lanjut lagi.
India Boleh Gagal ke Bulan, Indonesia Mau ke Mana?
Kenyataan bahwa lander Vikram yang mengalami hilang kontak dengan tim di Bumi saat akan melakukan pendaratan di Bulan, membuat India harus lapang dada. Kendati harus menelan kekecewaan, mimpi negeri Bollywood ini masih terus berlanjut.
"Komunikasi dari lander ke ground station terputus," kata Kailasavadivoo Sivan, Chairman Indian Space Research Organization (ISRO) yang dikutip detikINET dari Guardian.
"Penurunan lander Vikram sudah sesuai rencana dan performanya normal sampai ketinggian 2,1 kilometer. Di saat yang sama, komunikasi hilang. Datanya masih dianalisis," sambungnya.
Perdana Menteri India Narendra Modi yang menyaksikan langsung momen pahit tersebut mengatakan mereka akan tetap berkomitmen pada program antariksa. "Kita tetap berharap dan akan terus bekerja keras dalam program antariksa kita," ujarnya.
Misi bernama Chandrayaan 2 yang berarti kendaraan Bulan dalam bahasa Sanskerta diterbangkan dari fasilitas Satish Dhawan Space Center di Andhra Pradesh pada 22 Juli. Pertengahan Agustus, ia berhasil mengorbit di satelit Bumi tersebut.
Chandrayaan 2 awalnya direncanakan mendarat di kutub selatan yang belum pernah dijelajahi, untuk mencari bukti adanya air dan mineral serta mengukur gempa Bulan. Ia membawa tiga bagian yaitu orbiter, lander dan sebuah rover.
Misi ini berbiaya hemat, hanya USD 145 juta atau lebih rendah dari biaya pembuatan film Avengers: Endgame. Akan tetapi keberhasilannya terbang ke Bulan membuktikan ilmuwan India mampu menjelajah angkasa secara mandiri. https://bit.ly/2O8lGdM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar