Senin, 14 Desember 2020

Bos Facebook Bingung Pembelian WhatsApp Dipermasalahkan

 Chief Operating Officer Facebook, Sheryl Sandberg, menyatakan keheranannya mengapa akuisisi Facebook terhadap WhatsApp dan Instagram dipermasalahkan dalam gugatan hukum. Pasalnya, aksi pembelian kedua perusahaan sudah berlangsung bertahun-tahun silam.

"Akuisisi itu sudah diizinkan dan jika Anda bisa membeli sebuah perusahaan, kemudian 8 tahun berlalu, 10 tahun berlalu, pemerintah bisa membatalkannya, itu bisa menjadi masalah besar yang menakutkan bisnis Amerika, kita tidak akan kompetitif di dunia," kata Sandberg.


Facebook membeli Instagram senilai USD 1 miliar di tahun 2012 dan WhatsApp sebesar USD 19 miliar pada tahun 2014. Dalam gugatan hukum yang dilancarkan Federal Trade Commisions (FTC) dan jaksa dari 46 negara bagian AS, Facebook dinilai anti kompetisi dan berupaya membeli rival sebelum meraksasa.


Salah satu tuntutan adalah Facebook melepaskan atau menjual Instagram dan WhatsApp. Padahal FTC sendiri yang dulu meloloskan proses pembelian tersebut.


Sandberg yang adalah tangan kanan Mark Zuckerberg ini juga membantah bahwa Facebook terkesan monopoli dan tak punya kompetitor. Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang telah menjadi pesaing berat Facebook.


"Ada layanan kami tapi ada juga iMessage, ada TikTok, ada Snapchat, beberapa yang telah tumbuh menjadi sangat besar dengan waktu sangat cepat," lanjut Sandberg yang dikutip detikINET dari CNBC.


Layanan itu menarik bagi para anak muda sehingga cepat populer di seluruh dunia. "Saya sendiri tidak bisa membujuk anak saya posting di Instagram karena mereka sangat sibuk di Snapchat dan TikTok," katanya.


Gugatan terhadap Facebook diprediksi bakal membutuhkan waktu lama diproses oleh pengadilan. Jejaring sosial terbesar di dunia itu tentu akan berusaha sekuat tenaga agar tetap dapat mempertahankan WhatsApp dan Instagram yang telah menjadi bagian integral layanannya.

https://indomovie28.net/movies/janin/


Lebah Madu Jadikan Kotoran Sebagai Senjata Lawan Tawon Pembunuh


Beberapa jenis lebah madu menemukan pertahanan yang kuat melawan predator berbahaya seperti tawon pembunuh, yakni menggunakan kotoran hewan.

Sebuah studi yang dilakukan di Vietnam oleh para peneliti dari University of Guelph, Kanada, untuk pertama kalinya mendokumentasikan penggunaan senjata ini oleh lebah madu. Ternyata, kotoran tersebut menghalangi lebah raksasa untuk menyerang sarang lebah madu.


"Studi kami menjelaskan senjata luar biasa dalam portfolio pertahanan canggih yang dikembangkan lebah madu dalam menanggapi ancaman predator yang mereka hadapi," kata para peneliti seperti dikutip dari Cnet.


Tawon pembunuh melakukan serangan terkoordinasi pada sarang lebah madu, dan membunuh lebah dewasa dan mengambil anak lebah untuk dimakan. Jenis tawon ini juga belakangan ramai dibicarakan karena sengatannya yang beracun bisa menewaskan manusia.


Para peneliti mendokumentasikan bagaimana lebah madu Vietnam mengumpulkan kotoran mereka dan menempatkanya di sekitar pintu masuk sarang mereka. Dalam sebuah percobaan, para peneliti menemukan bahwa, jika memungkinkan, lebah madu ini lebih suka mengumpulkan kotoran babi dan ayam yang sangat bau sebagai senjatanya.


"Lebah menghabiskan waktunya di pintu masuk sarang 'menyusun' kotoran dari yang sedang hingga berat," kata para peneliti.


Tim peneliti menganggap perilaku ini sebagai penggunaan alat karena melibatkan penggunaan objek dari lingkungan untuk suatu tujuan, dan lebah menyusun kotoran tersebut dengan mulutnya.


Mengapa kotoran bisa berhasil menangkal tawon pembunuh, masih menjadi pertanyaan. Kemungkinan bau tersebut dapat bertindak sebagai repellent atau penolak, kemungkinan juga karena menyembunyikan bau lebah madu yang menarik perhatian tawon pembunuh.

https://indomovie28.net/movies/buku-harianku/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar