Senin, 14 Desember 2020

Grab: Nggak Langsung Besar, Kami Mulai Juga Dibantu Startup Besar!

 Grab Indonesia mengenang masa lalu di mana masih susah payah merintih startup. Mereka mengaku tidak akan berhasil bila tidak dibantu oleh startup besar lainnya.

Neneng Goenadi Managing Director Grab Indonesia adalah yang menuturkan kisah tersebut di sela acara konferensi pers 'Pahlawan Digital UMKM' yang disiarkan di kanal YouTube Kementerian Koperasi dan UKM. Neneng mengaku sangat bangga melihat banyaknya inovator yang dijaring dalam kegiatan yang digagas Putri Tanjung dan Kemenkop UKM ini.


"Kalau Grab melihat inovator UMKM itu adalah harapan dan sumber motivasi. Di masa sulit semua butuh inovasi dan bergerak supaya meningkatkan perekonomian indonesia," kata Neneng.


Ia pun mengenang masa-masa di mana Grab belum semaju sekarang. Dari kisah itulah Grab berkomitmen ingin membantu UMKM yang ada di Indonesia supaya bisa maju bersama-sama.


"Kami mulai ada Grab Ventures Scholarship karena Grab nggak langsung besar, kami mulai dari kecil. Waktu kami kecil, kami banyak dibantu sama yang sudah lebih besar, sama banyak expert dan kami merasa kami juga harus melakukan hal yang sama karena kita ingin menciptakan Grab-grab lainnya dari indonesia," ujarnya.


Grab mengatakan pihaknya merupakan perusahaan open ecosystem di mana siapa saja bisa menjalin kerjasama dengan Grab selama memiliki visi yang sejalan contohnya sayurbox.


"It's not belong to us, tapi kita work together, kami yakin dan ada prinsip together we can make a difference to our country. Kita nggak bisa loh sekarang hidup sendiri, kita besar sama-sama, kolaborasi it's a keyword," tandas Neneng.

https://indomovie28.net/movies/mangkujiwo/


Oracle Minggat dari Silicon Valley


Dalam pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS pekan ini, Oracle menyebutkan telah memindahkan kantor pusat perusahaannya dari Redwood City, California ke Austin, Texas.

Salah satu raksasa Silicon Valley ini juga telah menerapkan kebijakan lokasi kerja karyawan yang lebih fleksibel. Perubahan tersebut, menurut Oracle, akan memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada personel terkait di mana dan bagaimana mereka bekerja.


Langkah Oracle adalah bagian dari tren yang sedang yang sedang meluas di Silicon Valley saat ini, yang dipercepat dengan dua C: California dan Corona. Baik individu maupun bisnis semakin meninggalkan California karena masalah pajak, kelebihan penduduk, tingginya biaya hidup di sana, dan banyak lagi.


Dikutip dari TechSpot, selain Oracle, Hewlett Packard (HP) juga akan memindahkan kantor pusatnya ke kampus baru yang sedang dibangun di Spring, Texas, awal bulan ini.


HP menyebutkan, Houston telah lama menjadi pusat ketenagakerjaan terbesar mereka di AS karena merupakan pasar yang menarik untuk merekrut dan mempertahankan bakat, dan tempat yang bagus untuk berbisnis. Beberapa hari lalu, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk pun mengumumkan dirinya pindah ke Texas.


Namun keputusan Oracle sejatinya tidak terlalu mengejutkan mengingat mereka telah mulai memindahkan sumber daya dari California setidaknya sejak 2018. Tahun itu, Oracle membuka kampus di Austin dengan harapan dapat merekrut bakat-bakat baru yang lebih terjangkau.


Di luar itu, tren ini memperlihatkan bahwa situasi pandemi yang memaksa orang untuk bekerja dari rumah menyadarkan betapa mahalnya Silicon Valley.

https://indomovie28.net/movies/may-the-devil-take-you-too/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar