Rabu, 10 Februari 2021

'Sihir' Elon Musk dan Tesla Bikin Harga Bitcoin Gila-gilaan

 Harga bitcoin naik gila-gilaan, bahkan saat ini kabarnya sudah tembus USD 47 ribu atau di kisaran Rp 657 juta. Hal itu dipicu oleh pengumuman dari perusahaan mobil listrik Tesla yang dipimpin Elon Musk, bahwa mereka memborong bitcoin senilai USD 1,5 miliar.

Tesla menyebut pembelian bitcoin sebagai salah satu metode diversifikasi aset mereka. Bahkan tak menutup kemungkinan nantinya mobil Tesla dapat dibeli cukup dengan mata uang digital tersebut.


Dengan masuknya Tesla dan Elon Musk, bitcoin semakin mendapat legitimasi sebagai alat pembayaran atau investasi di tengah keraguan sebagian pihak. Apalagi status Elon usk sebagai orang terkaya di dunia.


"Jika ada orang biasa memutuskan untuk menaruh uangnya ke bitcoin, saya pikir tidak akan ditanggapi dengan serous. Namun ketika orang terkaya di dunia melakukanya, setiap orang akan lebih memperhatikan," kata Thomas Hayes, pengamat dari Great Hill Capital yang dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (9/2/2021).


Terlebih lagi Tesla saat ini adalah produsen otomotif dengan valuasi tertinggi di dunia. Langkah Tesla mengadopsi bitcoin bisa jadi akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.


Elon Musk sendiri dikenal sebagai penggemar bitcoin. Beberapa waktu silam, ia menambahkan hashtag #bitcoin dalam profil Twitter sebelum dihapus. Namun, ia terus membicarakan bitcoin dan mata uang digital lain seperti dogecoin, yang kemudian juga membuat harganya melonjak.


Beberapa tahun silam, Musk bahkan sempat dicurigai sebagai pencipta bitcoin. Sampai sekarang, hanya diketahui bahwa pencetusnya bernama Satoshi Nakamoto, namun belum diketahui identitas atau orang aslinya.


"Tidak benar. Seorang teman pernah mengirimkan Bitcoin beberapa tahun lalu, tapi saya lupa di mana Bitcoin-nya," kata Elon Musk menanggapi rumor tersebut ketika itu.

https://movieon28.com/movies/uncle-frank/


Superprof, Solusi Tepat Belajar Anak di Tengah Pandemi


Pandemi COVID-19 berdampak pada banyak sektor, termasuk dunia pendidikan. Adanya wabah COVID-19 seakan menghambat kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka. Lalu adakah platform pendidikan yang bisa menawarkan solusi untuk mengatasi hal ini? Apa yang bisa ditawarkan oleh platform belajar online seperti Superprof ?

Mengingat pemerintah telah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro mulai 9 Februari 2021 sampai 22 Februari 2021, maka rencana pembukaan sekolah tatap muka di Indonesia seperti nya masih belum akan terlaksana dalam waktu dekat. Sehingga demi mencegah klaster baru dari virus COVID-19, para siswa terpaksa harus melanjutkan belajar secara daring dari rumah.


Sementara itu, melakukan kegiatan belajar secara daring memiliki tantangannya sendiri. Banyak orang tua merasa metode ini belum optimal, dikarenakan tidak semua orang tua memiliki waktu untuk mendampingi anaknya untuk belajar online dari rumah.


Di sisi lain, orang tua juga ingin anak-anaknya tetap belajar hal baru secara optimal tanpa harus keluar rumah dan terkena dampak COVID-19. Lalu bagaimana caranya agar anak-anak bisa tetap belajar secara efektif? Superprof, salah satu platform pendidikan yang ada di Indonesia menawarkan solusi untuk menjawab tantangan tersebut.


Superprof adalah media untuk para orang tua murid untuk mencari guru yang sesuai dengan kebutuhan untuk membantu anak belajar di rumah. Di platform ini, tersedia banyak pilihan guru untuk dipilih. Para penggunanya bisa belajar mata pelajaran akademik maupun non-akademik.

https://movieon28.com/movies/albuquerque/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar