Pemerintah melaporkan 4.262 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Sabtu (7/11/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 433.836 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.118 kasus, disusul Jawa Tengah sebanyak 489 kasus baru per 7 November.
Dikutip dari laman covid19.go.id, pada hari ini ada sebanyak 3.712 kasus sembuh, sementara kasus kematian Corona sebanyak 98 orang.
Berikut detail sebaran 4.262 kasus baru Corona di Indonesia pada Sabtu (7/11/2020):
DKI Jakarta: 1.118 kasus
Jawa Tengah: 489 kasus
Jawa Barat: 476 kasus
Jawa Timur: 269 kasus
Kalimantan Timur: 265 kasus
Sumatera Barat: 167 kasus
Riau: 165 kasus
Sulawesi Barat: 162 kasus
Banten: 125 kasus
Sulawesi Selatan: 125 kasus
Kalimantan Barat: 83 kasus
Sumatera Selatan: 83 kasus
Sumatera Utara: 76 kasus
Sulawesi Tenggara: 73 kasus
Bali: 68 kasus
Papua Barat: 54 kasus
Sulawesi Utara: 52 kasus
Kalimantan Selatan: 50 kasus
Kepulauan Riau: 43 kasus
Kalimantan Tengah: 42 kasus
Bengkulu: 40 kasus
Lampung: 39 kasus
DI Yogyakarta: 38 kasus
NTB: 32 kasus
Aceh: 27 kasus
Sulawesi Tengah: 25 kasus
Jambi: 18 kasus
NTT: 17 kasus
Bangka Belitung: 13 kasus
Kalimantan Utara: 11 kasus
Maluku: 10 kasus
Gorontalo: 5 kasus
Maluku Utara: 2 kasus
https://nonton08.com/movies/bed-rella/
Ini Lho Dampak Kejiwaan Jika Video Intim Mirip Gisel Terus Diviralkan
Baru-baru ini viral video adegan seks yang mirip Gisel jadi sorotan warganet. Warganet menyebut yang ada di dalam video viral mirip dengan Gisel. Nama Gisel pun langsung trending di Twitter.
Tak hanya di Twitter, tapi kolom komentar Instagram miliknya juga didatangi oleh netizen. Banyak netizen yang meninggalkan komentar di akunnya tersebut.
"Kita tunggu saja klarifikasinya," ungkap akun yos***.
"Serius ga sih itu kak giselll mirip banget," ucap akun ode***.
Terkait tuduhan tersebut, Gisel akhirnya buka suara terkait dengan video viral yang disebut-sebut dirinya. Gisel mengaku dirinya bingung terkait apa yang harus diklarifikasi karena ini bukan kali pertama mendapat tuduhan semacam itu.
"Aku bingung klarifikasinya gimana, soalnya bukan kali pertama ya kena di aku," tutur Gisel melalui pesan singkatnya, Sabtu (7/11/2020).
Menyoal video yang disebut netizen mirip Gisel, psikolog klinis dari Pro Help Center Nuzulia Rahma Tristinarum menyebut dampak psikologis yang bisa dialami seseorang yang dituduh bisa merasa frustasi.
"Jika seseorang diberitakan hal buruk yang bukan sesuai keadaan sebenarnya atau difitnah, tentu dapat menimbulkan emosi seperti kesal, kecewa, sedih, cemas, marah bahkan bisa frustasi, jika disertai dengan efek yang berat yang ditimbulkan dari berita tersebut, misalnya dicaci maki, dihujat, diteror," jelas Rahma saat dihubungi detikcom Sabtu (7/11/2020).
Dihubungi secara terpisah, psikolog klinis Kasandra Putranto dari Kasandra & Associate memberi pesan kepada masyarakat agar bisa lebih cerdas bisa menahan diri dari perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku.
"Baik norma sosial maupun norma hukum karena pada dasarnya ketika kita memberikan pendapat yang menyudutkan atau langsung menghakimi orang lain, tentu akan tidak sesuai dengan norma-norma, terutama juga dalam hal ini kita masih harus menegakkan praduga tak bersalah, sampai dapat dibuktikan bahwa video tersebut memang dilakukan oleh salah satu tokoh publik Indonesia ini," kata Kasandra, saat dihubungi detikcom Sabtu (7/11/2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar