Seorang model Instagram membuat kriteria khusus untuk pria yang ingin berkencan dengannya. Model bernama Iasmin Santos ini cukup selektif dalam memilih pria yang akan ia kencani beberapa bulan terakhir ini.
Wanita berusia 27 tahun ini mengatakan ingin berkencan dan bercinta dengan pria yang sudah mendapatkan vaksin virus Corona. Ini dilakukannya demi mencegah terjadinya penularan dan kontaminasi virus COVID-19.
"Saya ingin seorang pria yang sudah mendapatkan vaksin virus Corona, ini persyaratan pertama yang saya ajukan," kata Iasmin yang dikutip dari laman Daily Star, Kamis (17/12/2020).
"Saya memiliki banyak harapan saat saya bertemu seseorang, saya juga ingin dia menjadi pria yang spesial," lanjutnya.
Iasmin sendiri merupakan model dan influencer yang cukup sukses. Ia terkenal di beberapa negara seperti Dubai, Paris, dan Milan.
Sebelum permintaannya soal vaksin ini, ia juga sempat membuat kriteria untuk para pria yang akan mengencaninya. Dalam aplikasi kencan miliknya, ia menuliskan bahwa pria yang akan bertemu dengannya harus dipastikan negatif COVID-19.
Akibat permintaannya itu, aplikasi kencan itu pun menuntut para penggunanya untuk mencantumkan hasil tes COVID-19 negatif.
Saat ini, wanita asal Brazil tersebut tengah mencari pria yang telah mendapatkan vaksin. Di tempat tinggalnya, di London, pun diketahui telah menyetujui penggunaan vaksin dosis pertama.
https://indomovie28.net/movies/petualangan-menangkap-petir/
Satgas Sayangkan Kapasitas Testing COVID-19 Turun Jadi 81,9%
Kapasitas testing atau pemeriksaan laboratorium COVID-19 secara nasional pekan ini mengalami penurunan menjadi 81,9% dari pekan lalu sebesar 96,35%. Hal ini disayangkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito.
"Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat kita sudah mendekati target dari WHO (World Health Organization) pada minggu lalu," ujarnya dikutip dari laman covid19.go.id, Kamis (17/12/2020).
Wiku meminta para pemimpin daerah untuk melakukan evaluasi. Pemerintah daerah diminta mempertajam permasalahan yang terjadi sehingga berujung pada menurunnya angka testing secara nasional.
"Segera koordinasikan dengan Satgas di pusat jika terjadi kendala yang sulit diselesaikan," tegasnya.
Menurutnya hal tersebut bisa dijadikan pelajaran bagi pimpinan daerah dalam upaya penanganan COVID-19 agar jangan sampai kejadian serupa terjadi di masa yang akan datang. Ia juga mengatakan upaya 3T, yakni testing, tracing, dan treatment harus dilakukan secara konsisten agar deteksi dini penanganan pasien COVID-19 bisa berjalan baik.
Kemudian bagi daerah-daerah yang sudah memenuhi target testing WHO diharapkan fokus melaksanakan targeted testing, yakni testing kepada kontak erat hasil tracing dari kasus positif COVID-19.
"Bagi daerah yang belum memenuhi target testing, agar segera meningkatkan angka testing yang targeted," pungkas Wiku.
Selain 3T, Satgas COVID-19 juga mengingatkan pentingnya 3M untuk menanggulangi penyebaran COVID-19, yakni dengan #IngatPesanIbu untuk #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar