Sabtu, 05 Desember 2020

Wisata Selam Indonesia Terbaik di Dunia, 4 Kali Berturut-turut

 Wisata selam Indonesia memang keren, tidak ada yang bisa menyainginya. Wisata selam Indonesia pun terpilih sebagai yang terbaik di dunia mengalahkan ratusan destinasi selam lainnya.

Indonesia berada di urutan teratas dalam penghargaan Dive Travel Awards 2020 oleh media asal Inggris, Dive Magazine. Indonesia mendapatkan gelar ini 4 kali berturut-turut. Indonesia terpilih lewat proses voting.


"Indonesia adalah negara besar, di sana ada pulau-pulau fantastis untuk dikunjungi. Mulai dari Gili hingga Nusa Penida, Lembeh dan Komodo, terumbu karang paling indah di Raja Ampat dan kemewahan terpencil Wakatobi - dan masih banyak lagi lainnya. Orang mungkin mengatakan agak tidak adil bahwa negara yang begitu besar dan beragam selalu mendapatkan suara terbanyak dalam penghargaan perjalanan kami, tetapi sekali lagi, ini benar-benar tempat terbaik di dunia untuk menyelam," tulis Dive Magazine.


Total ada 108 destinasi wisata selam berbeda, 329 liveaboards, dan hampir 1.100 pusat menyelam dan resor berbeda; lebih dari 11.000 nominasi dan 30.000 suara diberikan selama enam bulan proses voting tentang wisata selam ini.


Di urutan berikutnya adalah Mesir dan Malaysia. Mesir dipilih berkat laut-laut berwarna birunya yang jernih. Laut Merah jadi tempat tujuan utama penyelam di sana.


Sedangkan Malaysia, terpilih berkat destinasi seperti kepulauan Sipadan dan Mabul. Namun ada juga destinasi selam lainnya seperti Tioman dimana penyelam bisa nongkrong di tempat menginap ala backpacker atau menginap di tempat mewah.


Jika ingin melatih kemampuan menyelam di Malaysia, traveler bisa mencoba pergi ke wisata selam Perhentian. Perairan di sana tergolong tenang dengan terumbu yang dangkal serta sekumpulan ikan besar, ikan kecil, dan penyu.

https://tendabiru21.net/movies/malena/


Pengusaha China Beli Pulau di Australia, Lalu Larang Orang Australia Masuk


Sebuah pulau cantik di Australia menarik hati pengembang dari China. Setelah dijual, warga sana malah diusir pelan-pelan.

Dilansir dari Newsweek, China Bloom pengembang dari China membeli sebuah pulau bernama Keswick. Pulau ini masuk dalam Kepulauan Whitsundays di lepas pantai Queensland, Australia.


Mayoritas Pulau Keswick dinyatakan sebagai taman nasional. Warga di sana kerap menyewakan propertinya untuk wisatawan yang ingin liburan di Keswick.


Namun kehadiran China Bloom dianggap bermasalah. Menurut klaim warga, para penduduk di sana mulai dilarang untuk mengakses destinasi-destinasi di Pulau Keswick.


Warga dilarang masuk ke pantai, kapal dilarang masuk, bahkan landasan udaranya pun tak boleh diakses. Properti rumah dilarang untuk disewakan untuk wisatawan atau pun diiklankan lewat Airbnb.


Karena tak ada kejelasan, warga menyimpulkan bahwa nantinya pulau tersebut akan dijual kepada turis China.


"Saya tidak menyangka kalau mereka tak menginginkan orang Australia di pulau itu. Saya pikir mereka ingin memiliki pulau ini untuk keperluan pariwisata China," ujar Julie Willis, mantan penduduk di Pulau Keswick.


Willis menceritakan pengalamannya saat mereka diusir. Properti yang sudah mereka sewa selama enam tahun, mendadak harus kosong dalam waktu 3 hari. Tak hanya itu Willis juga harus deposit uang sebanyak USD 70.000 sebagai biaya penggantian kerusakan properti.


"Saya pikir mereka mencoba menghalangi kita untuk membeli properti. Mereka tidak ingin kita di sini," ucapnya.


Menurut juru bicara dari Departemen China Bloom bekerja untuk memperbaiki jalan-jalan di pulau, dermaga kapal dan infrastruktur kelautan.


"Tanggung jawab Departemen adalah untuk bekerja sama dengan kepala penyewa China Bloom dan sub penerima untuk memastikan semua kegiatan yang relevan sesuai dengan persyaratan sewa," tutup juru bicara.

https://tendabiru21.net/movies/ju-dou/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar