Selasa, 19 Mei 2020

Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona

Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna, mengumumkan kabar menggembirakan. Kandidat vaksin COVID-19 yang telah mereka uji coba pada manusia, membuahkan hasil memuaskan di mana relawan yang disuntik mengembangkan antibodi melawan Corona.
"Ini sungguh kabar baik dan berita yang kami rasa ditunggu-tunggu," sebut Dr Tal Zaks, Chief Medical Officer Moderna. Seandainya studi lebih lanjut berjalan baik, vaksin mungkin saja sudah tersedia pada Januari 2021.

Vaksin Moderna telah diujicoba klinis Phase 1, melibatkan sejumlah kecil relawan dan fokus pada apakah vaksin Corona itu aman dan memicu respons imun.

Moderna yang berbasis di Massachusetts ini memvaksin lusinan partisipan dan mengukur kadar antibodi 8 di antaranya. Delapan orang itu mengembangkan antibodi yang menetralkan COVID-19 ke level seperti atau malah melebihi level antibodi orang yang telah pulih dari Corona.

Antibodi itu terikat pada virus sehingga membuatnya tak bisa menyerang sel manusia. "Kami menunjukkan bahwa antibodi tersebut, respons imun ini, bisa memblokir virus. Saya pikir ini adalah langkah sangat penting pertama dalam perjalanan menuju vaksin," kata Zaks.

Kabar ini disambut baik investor di mana harga saham Moderna naik cukup tinggi. Dikutip detikINET dari CNN, seorang spesialis vaksin yang tidak terlibat dengan Moderna mengakui bahwa hasil itu menggembirakan.

"Itu menunjukkan bahwa tidak hanya antibodinya terikat ke virus, tapi juga mencegah virusnya menginfeksi sel-sel," ujar Dr Paul Offit, anggota National Institutes of Health.

Tapi tentu masih banyak yang harus dilakukan. US Food and Drug Administration telah mengizinkan Moderna memulai trial Phase 2, biasanya melibatkan ratusan orang. Kemudian Phase 3 skalanya lebih besar, direncanakan berlangsung bulan Juli, melibatkan puluhan ribu orang.

Moderna adalah salah satu dari 8 pengembang vaksin COVID-19 yang telah menggelar uji coba pada manusia, menurut data WHO. Lainnya adalah Pfizer dan Inovio sala Amerika Serikat, University of Oxford di Inggris dan 4 lainnya di China.

7 Aplikasi Bayar Zakat Fitrah Online yang Bisa Dicoba di Tengah Pandemi Corona

Setiap umat Muslim yang mampu diwajibkan untuk membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan. Hanya saja, pandemi virus corona membuat aktivitas masyarakat semakin terbatas, termasuk membayar zakat.
Namun hal itu tidak menjadi masalah lagi karena ada aplikasi bayar zakat fitrah online yang bisa dicoba. Menurut Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Arifin Purwakananta pembayaran zakat fitrah hukumnya sah.

"Jangan khawatir tidak pas karena tidak bertemu dengan amilnya. Karena, transaksi itu sudah sah," kata dia saat berbincang dengan detikcom, Selasa (28/4/2020).

Sebagai informasi, dikutip dari laman resmi Baznas, zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan Muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan.

Berikut aplikasi-aplikasi zakat fitrah online:
1. Laman Resmi Baznas
Baznas memberi kesempatan masyarakat untuk mencoba layanan bayar zakat fitrah online. Caranya dengan mengunjungi situs https://baznas.go.id/bayarzakat. Kemudian isi informasi yang dibutuhkan, seperti jenis zakat hingga jumlah jiwa yang ingin dibayar.

Selanjutnya pilih metode pembayaran yang ingin digunakan. Terakhir, baca niat pembayaran zakat fitrah yang terdapat pada laman tersebut dan klik 'lanjutkan pembayaran'. Terakhir, konfirmasi pembayaran dengan mengikuti panduan.

2. LinkAja
Aplikasi LinkAja juga memiliki layanan pembayaran zakat fitrah. Dikutip dari Antara, layanan ini baru dimulai di area Jakarta bekerja sama dengan BAZIS DKI.

3. Tokopedia
Selain bisa berbelanja secara online, toko online ini juga memberikan layanan bayar zakat fitrah. Tokopedia sendiri bekerja sama dengan Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, Rumah Zakat, dan NU Care-Lazisnu untuk menyalurkan zakat.

4. Bukalapak
Bukalapak juga memberikan layanan pembayaran zakat online. Untuk membayarnya, pengguna cukup memilih zakat apa yang akan dibayar apakah fitrah, maal, atau profesi. Kemudian pilih nominal dan lembaga mana yang akan disalurkan.

5. Kitabisa
Untuk menyalurkan zakat fitrah online, website Kitabisa.com bekerja sama dengan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Cara menggunakannya cukup membuka laman di alamat https://zakat.kitabisa.com/ dan ikuti petunjuk untuk selanjutnya membayar via WhatsApp.

6. Dana
Dompet digital, Dana memudahkan pengguna untuk membayar zakat online. Selain zakat fitrah, pengguna juga bisa membayar zakat profesi melalui platform tersebut.

Cukup klik fitur Dompet Dhuafa di laman utama Dana, kemudian pilih zakat apa yang akan dibayarkan. Terakhir, masukan nominal yang dan klik 'Pay Zakat' untuk membayar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar