Minggu, 03 Mei 2020

Penghuni Bumi Masa Prasejarah Ada di Dino Park

Jutaan tahun lalu bumi dihuni oleh hewan-hewan unik berukuran besar. Meski telah punah, kini kita bisa mengenal mereka di Dino Park.

Dino Park merupakan taman rekreasi dan juga edukasi yang cocok untuk wisata keluarga. Terletak dalam komplek Jatim Park 3, tempat wisata ini mengajak kita mengenal hewan penghuni bumi di masa prasejarah.

Di sini kita bisa mengetahui ragam jenis, ukuran, anatomi, habitat hingga kebiasaan mereka. Kita juga bisa melihat beberapa replika hewan ini dalam ukuran aslinya. Hewan purbakala yang ada di Dino Park antara lain Tyrannosaurus Rex yang biasa kita kenal dengan sebutan T-Rex, Brachiosaurus salah satu dinosaurus terbesar, Triceratops, Pterosaurus, Mammoth dan masih banyak lagi.
Tak hanya wisata edukasi, kita juga diajak bertualang ke masa jaya para dinosaurus. Berbagai wahana berteknologi tinggi seolah-olah membuat kita kembali ke masa jaya para dinosaurus.

Jika ingin melihat kehidupan hewan di jaman es kita bisa mengunjungi wahana Ice Age. Lebih dekat dengan para dino dan berfoto bersama bisa dilakukan di wahana The Rimba. Tidak hanya di darat hewan purba juga ada yang hidup di air. Kita bisa berkenalan dengan mereka di wahana 3D Aquarium.

Semoga wabah Corona cepat berlalu, sehingga kita bisa beraktifitas dan berwisata kembali. Stay safe traveler.

Fasilitas di Dino Park juga dilengkapi arena permainan, food court dan tempat berbelanja souvenir. Taman rekreasi ini tentunya sangat cocok untuk keluarga, tidak hanya memberikan hiburan tapi juga edukasi yang menarik.

Soal Kartu Pra Kerja, Wishnutama Akui Bukan Perkara Mudah

 Kartu Pra Kerja menjadi salah satu cara pemerintah menyelamatkan para pelaku industri pariwisata terdampak COVID-19. Berikut kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.
Program Kartu Pra Kerja yang digagas oleh pemerintah kian menuai kritik terkait proses pelaksanaannya di lapangan. Tak sedikit pelaku pariwisata yang meragukan efektivitas dari salah satu program andalan pemerintah ini.

Diketahui, program tersebut menyasar sekitar 5,6 juta anggota masyarakat dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun. Menurut situs Kementerian Tenaga Kerja, para peserta program Kartu Pra Kerja akan mendapat pelatihan online dari Mitra Platform Digital Resmi beserta insentif berupa uang tunai dengan total uang senilai Rp 3.550.000.

Fakta di lapangan, tak sedikit pelaku industri pariwisata terdampak COVID-19 yang mencoba melakukan pendaftaran Kartu Pra Kerja. Ada yang berhasil, tak sedikit juga yang gagal.

Diakui oleh Menparekraf Wishnutama dalam webinar mingguan rutin Bincang Bisnis ASITA, Sabtu (2/5/2020), bahwa soal itu bukan perkara mudah. Kemenparekraf menyebut masih ada masalah dalam soal pendataan.

"Khusus untuk Kartu Pra Kerja bukan hal mudah, karena dalam pendataan kita juga kesulitan untuk membantu pendataan ini," ujar Wishnutama.

Menjawab pertanyaan berbagai pihak soal Kartu Pra Kerja, kondisi dunia pariwisata dan Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja. Apapun kebijakan yang dibuat atau diambil oleh pemerintah, tak dapat menyenangkan semua pihak.

"Apa pun kebijakan ini dalam situasi ini pasti tak akan memuaskan semua orang. Negara kita punya tantangan tersendiri dan tak bisa dibandingkan cara penanganannya. Kita punya tantangan geografis, kemampuan fiskal berbeda dan seterusnya," ujar Wishnutama.

Wishnutama pun membandingkan Singapura, yang negaranya jauh lebih kecil. Namun, masih menghadapi akibat dari COVID-19. Sedangkan tantangan yang dihadapi Indonesia, jauh lebih berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar