Tak hanya Belitung, Bangka juga punya batu granit berukuran raksasa yang jadi ikonnya. Aneka bentuknya pun sangat unik.
Bangka dikenal dengan pulau yang kaya akan timah, tetapi makanannya seperti kerupuk dan otak-otak. Pernah terbersit untuk ikut pulang kampung dengan seorang kawan, tapi lagi-lagi saya orangnya tidak enakan.
Setelah melihat harga tiket pesawat yang saat ini cenderung tidak bersahabat dengan kantong, tetapi ingin liburan. Setelah berdiskusi dengan kawan ternyata dia juga ingin berlibur, akhirnya pesan tiket melalui aplikasi.
Saya memesan pilihan pesawat, lalu klik dari mana. Kebetulan saya dari Jakarta melalui Bandara Soetta menuju ke Bangka Depati Amir, lagi ada promo jadi lumayan kan. Biar buat nambah jajan. Hanya hitungan menit sudah selesai pemesanan dengan menerima konfirmasi dari email.
Selepas pulang kantor saya berangkat dari arah Pancoran menuju Bandara Soetta. Di sana kawan saya telah menunggu sebab penerbangan dilakukan pada malam hari. Sesampainya di Bangka kami pun dijemput oleh kawan yang ada di Bangka, menuju ke penginapan.
Karena yang menjemput ada keperluan dahulu, kami ikuti saja. Setelah selesai urusannya kami pun berhenti untuk makan, karena sudah lapar belum makan malam. Setiba di penginapan kami istirahat untuk persiapan pergi ke destinasi.
Pulau Bangka diketahui banyak terdapat timah, karena daerah ini ditemukan bahan galian timah. Selain timah bangka ternyata mempunyai banyak pantai yang eksotis dengan bentuk-bentuk batu yang sangat unik.
Kami pagi sudah bersiap untuk menelusuri keindahan pantai yang ada di Bangka dengan naik mobil kami menempuh jarak 1,5 jam dari Sungailiat menuju Pantai Remodong, pantai nan eksotis yang sepi. Wah, pokoknya enak kalau mau lari-larian di pantai ini.
Untuk masuk gerbang Pantai Remodong, batu raksasa alami yang seolah terbelah oleh jalan yang disebut batu gerbang di pintu masuk Pantai Remodong. Lalu di pantai agak menjorok ke laut menemukan batu yang mirip dengan hewan penyu, lalu menemukan batu yang mirip kodok. Untuk menikmati Pantai Remodong ini tidak perlu mengeluarkan biaya karena gratis.
Pesona Pantai Remodong memang luar biasa. Gimana kalian tertarik dan penasaran untuk melihat batu raksasa alami yang mempunyai bentuk unik. Kunjungi saja Pantai Remodong, tepatnya di ujung Utara Pulau Bangka, Kecamatan Belinyu.
Beijing Longgarkan Karantina, Pemesanan Penerbangan Melonjak Tinggi
Saat pemerintah Beijing melonggarkan aturan karantina, warga setempat mulai berwisata kembali. Bahkan pemesanan penerbangan meningkat 15 kali lipat.
Dikutip dari Arab News oleh detikcom, Sabtu (2/5/2020) warga Beijing bergembira menyambut pelonggaran kewajiban karantina mandiri. Pemesanan penerbangan yang melonjak hingga 15 kali lipat diharapkan akan menghidupkan kembali industri pariwisata Tiongkok yang telah mendapat kerugian besar akibat wabah Corona.
Sampai hari Rabu (29/4) lalu, tindakan pencegahan penyebaran virus Corona masih diberlakukan ketat, termasuk karantina wajib selama 14 hari bagi siapapun yang datang. Namun pada hari Kamis (30/4) persyaratan itu dihapuskan bagi pendatang dari daerah-daerah berisiko di China. Hal ini dilakukan dalam rangka peringatan lima hari 'May Day' yang dimulai pada hari Jumat (1/5).
Salah satu warga Beijing pun mengaku segera membeli tiket ke Chengdu setelah aturan dilonggarkan. Chengdu merupakan ibu kota provinsi Sichuan tempat di mana panda China hidup.
"Akhirnya terjadi, saya dengan cepat membeli beberapa tiket ke Chengdu untuk pergi dalam dua hari," kata seorang pekerja kantor, Zheng Lijun.
Menurut data layanan reservasi online Qunar.com, pemesanan penerbangan dari Beijing melonjak 15 kali lipat dalam setengah jam pertama setelah berita tentang akhir pembatasan pada hari Rabu. Sedangkan menurut platform pemesanan perjalanan Grup Alibaba, pesanan tiket pesawat keluar dan masuk Beijing meningkat lebih dari 500 persen dalam satu jam setelah pengumuman.
Hal ini juga langsung mempengaruhi harga tiket yang melonjak. Zheng mengaku membayar tiket sebesar 480 yuan atau sekitar Rp 1.035.000 pada hari Rabu, tetapi pada hari Kamis harganya naik lebih dari dua kali lipat menjadi 1.090 yuan atau sekitar Rp 2.351.000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar