Sabtu, 13 Maret 2021

Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Super Nintendo World Akhirnya Dibuka

  Universal Studio Jepang mengumumkan akan membuka Super Nintendo World pada 18 Maret 2021, pembukaan ini sempat tertunda karena rencana awalnya akan dibuka pada 4 Februari 2020, namun karena pandemi COVID-19 dibatalkan.

Taman bermain yang terletak di Universal Studio Osaka, Jepang itu akan dibuka untuk sejumlah kecil pengunjung dan akan diberlakukan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat, salah satunya wajib menggunakan masker.


Atraksi ini pertama kali dibuka pada musim panas 2020, namun kemudian diundur ke Februari 2021. Tapi karena pandemi semakin memburuk di Jepang, pembukaan Super Nintendo World pun ditunda tanpa batas waktu karena rekor rawat inap yang tinggi.


Sejak itu, jumlah kasus baru di Jepang telah menurun dengan 1.038 kasus harian selama seminggu terakhir sekitar seperenam dari puncak kasus harian tertinggi pada Januari.


Daya tarik utama Super Nintendo World adalah Mario Kart: Kuppa's Challenge rollercoaster yang terletak di dalam kastil Bowser. Atraksi ini menggunakan AR dan teknologi proyeksi-pemetaan dengan setiap pengendara mengenakan headset AR berbentuk topi Mario.


Daya tarik utama lainnya adalah Petualangan Yoshi. Taman ini juga akan menampilkan pengalaman interaktif, termasuk "Power-up Band" yang memungkinkan pengunjung melawan karakter musuh.


sebagaimana dilansir detiKINET dari Engadget, selain itu pengunjung juga dapat mengumpulkan koin (ke smartphone) yang dapat digunakan di rollercoaster dan atraksi lainnya. Ada juga toko souvenir, dan restoran "Kinopio Cafe".

https://kamumovie28.com/movies/killers-2/


Gojek Investasi ke LinkAja, Ini Layanan yang Dihadirkan


LinkAja mengumumkan adanya investasi strategis dari Gojek dalam hal penggalangan dana melalui penerbitan preferen Seri B. Dengan adanya investasi ini, ada layanan yang terintegrasi dari kedua perusahaan.

LinkAja akan memperluas opsi metode pembayaran untuk beberapa layanan tertentu dalam aplikasi Gojek di Indonesia. Pengguna LinkAja dan Gojek dapat dapat melakukan pembayaran layanan Gojek dengan transaksi melalui aplikasi LinkAja.


CEO LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan bergabungnya Gojek sebagai salah satu pemegang saham strategis akan memberikan akses bagi LinkAja ke ekosistem Gojek untuk dapat mendukung misi LinkAja dalam mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.


"Investasi strategis ini merupakan validasi lebih lanjut atas pertumbuhan dan kemajuan LinkAja sebagai startup yang didirikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara dalam menjalankan misi kami untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank dan yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan perbankan, serta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah," ungkap Haryati dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).


"Melalui kemitraan strategis ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar dan lebih luas bagi perekonomian Indonesia," tambahnya.


Di sisi lain, Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan Gojek Group memiliki fokus untuk mendukung semua orang di Indonesia dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital. Misinya adalah untuk meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan akses layanan keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat.

https://kamumovie28.com/movies/killers/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar