Sabtu, 06 Maret 2021

Siaran TV Analog Disetop Kominfo 20 Bulan Lagi

 Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebutkan migrasi penyiaran sepenuhnya ke TV digital tinggal 20 bulan lagi. Menurutnya, keberadaan PP Postelsiar akan mempermulus proses migrasi dari TV analog ke digital.

Diketahui, pemerintah belum lama ini menerbitkan 49 Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (PP Postelsiar).


Johnny menuturkan mengacu di dalam UU Cipta Kerja pada Pasal 72 angka 8 menyatakan bahwa migrasi penyiaran teresterial teknologi analog ke digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO) harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak diundangkan.


"Dengan demikian, kita memiliki waktu 20 bulan melanjutkan persiapan penghentian TV analog untuk beralih ke TV digital di seluruh Indonesia," ujar Johnny dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/3/2021).


"Ketentuan migrasi penyiaran tersebut telah ditetapkan lewat Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran)," ucapnya menambahkan.


Menkominfo mengungkapkan PP Postelsiar ini sangat penting dalam proses migrasi TV analog ke digital, karena spesifik mengatur tentang multipleksing. Dalam pengoperasiannya multipleksing menggunakan spektrum radio yang merupakan sumber daya alam terbatas.


Penyelenggaraan multipleksing menjadi infrastruktur penting dalam ekosistem televisi digital terestrial. Menurut Menkominfo, dalam siaran TV analog yang selama ini digunakan, lembaga penyiaran harus membangun dan mengoperasikan infrastruktur pemancar secara sendiri-sendiri.


"Setiap pemancar tersebut juga menggunakan kanal frekuensi radio masing-masing. Dua hal ini menyebabkan inefisiensi ganda, baik dari segi investasi infrastruktur yang besar, dan penggunaan spektrum frekuensi secara boros," ungkapnya.


Melalui migrasi TV analog ke digital, inefisiensi akan teratasi melalui infrastructure sharing dalam multipleksing. Dengan berbagi infrastruktur antara lembaga penyiaran, satu kanal frekuensi dalam pengoperasian multipleksing dapat menyiarkan hingga sepuluh program secara bersamaan.


"Hal ini akan berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien, serta penghematan spektrum frekuensi untuk keperluan seperti pemanfaatan pita lebar jaringan telekomunikasi seluler atau dikenal dengan digital dividen," jelasnya.

https://tendabiru21.net/movies/the-turning/


Fakta Menarik 2 Turnamen Garena Call of Duty: Mobile Indonesia


Garena Call of Duty: Mobile Indonesia sedang menggelar turnamen Major Series Season 4 dan juga Queen Series Season 2. Inilah aneka fakta menariknya.

Sebagai turnamen ikonik setiap tahunnya, momen ini mempertemukan berbagai individual dan tim dari babak kualifikasi, playoffs hingga di puncak final yang akan datang. Turnamen Major Series Season 4 dan Queen Series Season 2 ini ternyata menghadirkan berbagai fakta menarik, lho.


Penasaran apa saja hal-hal menarik yang ada di kedua turnamen ini? Simak informasi lengkapnya berikut ini:


Memberikan Kesempatan Untuk Seluruh Pemain di Indonesia untuk Mewakili Indonesia di Ajang Turnamen Regional

Tak hanya pemain profesional, pada ajang Major Series Season 4 ini seluruh pemain dapat membuktikan kemampuannya, membentuk tim terbaik dan tentunya memiliki kesempatan yang sama dengan seluruh pemain lainnya untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang turnamen skala regional

Diikuti oleh lebih dari 160.000 pemain dari Seluruh Indonesia

Sambutan hangat kerap diberikan oleh seluruh komunitas pemain Garena Call of Duty: Mobile Indonesia. Ratusan ribu pemain kerap berpartisipasi pada Major Series Season 4 ini dan 4 tim terbaik akan memperebutkan gelar juara nasional pada babak Grand Final mendatang.

Memperebutkan total hadiah Rp 250.000.000

Dari berbagai turnamen yang sudah digelar, total prize pool yang dikeluarkan oleh Garena Call of Duty: Mobile Indonesia pada turnamen Major Series Season 4 juga sangat fantastis, lho. Jumlahnya bahkan mencapai Rp 250.000.000. Jumlah yang sangat fantastis, bukan?

https://tendabiru21.net/movies/we-go-way-back/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar