Penggemar musik K-Pop di seluruh dunia heboh hingga menjadi trending di jagat media sosial. Beberapa lagu K-Pop yang mereka sukai sudah tidak lagi tersedia di Spotify.
Diketahui Spotify belum lama diluncurkan di Korea Selatan di mana mereka harus berasing dengan layanan streaming musik lain seperti Melon, Genie, Flo dan masih banyak lagi.
Melon sendiri menjadi salah satu layanan streaming musik teratas di Korea Selatan dan menjadi rumah bagi katalog lengkap lagu-lagu lokal.
Kakao M sebagai perusahaan induk merupakan distributor dari ribuan lagu K-Pop dengan penyanyi-penyanyi ternama seperti IU, MONSTA X, SEVENTEEN, LOONA, MAMAMOO, THE BOYZ, GFRIEND, (G) I-DLE, ASTRO, dan banyak lagi.
Sayangnya mulai hari ini Senin 1 Maret lagu-lagu yang didistribusikan oleh Kakao M dilaporkan telah dihapus dari platform musik global, membuat penggemar dan artis hancur oleh berita tersebut.
Langkah ini pun diprotes salah satu satu penyanyi Korea Selatan Tablo Epik High. Lewat akun Twitternya ia mengungkapkan kekesalannya.
"Mengapa selalu seniman dan penggemarnya yang menderita ketika bisnis menempatkan keserakahan di atas seni?" tulisnya
Sementara itu, pendiri Manajemen EN Eddie Nam yang mengelola artis seperti Epik High dan Eric Nam mengimbau kedua belah pihak untuk memberikan solusi bagi penggemar dan artis.
Seorang juru bicara Spotify mengonfirmasi berita tersebut ke Bandwagon, mengatakan bahwa mereka telah bekerja dengan Kakao M selama satu setengah tahun terakhir untuk memperbarui perjanjian lisensi global.
"Fakta bahwa kami belum mencapai kesepakatan tentang kesepakatan global baru sangat disayangkan bagi artis mereka, serta untuk penggemar dan pendengar di seluruh dunia. Kami berharap gangguan ini hanya sementara dan kami dapat menyelesaikan situasi ini segera," kata Spotify seperti dilansir detiKINET dari Bandwagon, Senin (1/3/2021).
https://nonton08.com/movies/the-bodyguard-5/
Kabar Gembira! Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Cair di Tanggal Ini
- Bantuan kuota internet gratis kembali disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk bulan Maret sampai Mei 2021.
Sebelumnya, bantuan kuota internet Kemendikbud tersebut diberikan kepada para pelajar hingga guru pada September-Desember 2020, untuk mempermudah proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi COVID-19.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, berbeda dari bantuan sebelumnya, subsidi kuota internet selama tiga bulan ke depan ini telah dilakukan modifikasi untuk memaksimalkan penggunaan dari bantuan kuota internet Kemendikbud.
"Hari ini adalah kabar membahagiakan, karena hari ini kami ada kabar baik bagi bapak-ibu guru, dosen, sekaligus adik-adik mahasiswa dan pelajar, yakni kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2021," ucap Nadiem dalam konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).
Setelah dinilai mendapat respon positif pada penyaluran bantuan kuota internet Kemendikbud pada 2020, pemerintah kembali menyalurkan program serupa terhitung dari bulan Maret sampai Mei 2021.
"Karena itulah kami akan melanjutkan bantuan kuota internet ini selama tiga bulan ke depan. Tapi, ada sedikit perbedaan, kami mendengar dan masukan dari masyarakat untuk meningkatkan fleksibilitas daripada penggunaan kuota internet tersebut," kata Nadiem.
"Jadi, di 2021, kita akan memberikan kuota GB yang lebih kecil daripada kuota belajar sebelumnya, tetapi kuota ini merupakan kuota umum, jadi bisa mengakses seluruh laman dan aplikasi, kecuali aplikasi yang diblokir," sambung Mendikbud.
Dalam bantuan kuota internet Kemendikbud kali ini, tidak ada lagi pemisahan Kuota Belajar dan Kuota Umum, yang ada hanya Kuota Umum saja, berikut rinciannya:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar