Kamis, 04 Maret 2021

Sudah Vaksin, Apa Masih Bisa Tularkan COVID-19?

 - Vaksin COVID-19 menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Banyak yang berharap dengan adanya vaksin, pandemi bisa dengan segera berakhir. Tetapi yang jadi pertanyaan, apakah bila seseorang sudah divaksin maka tidak ada kemungkinan menularkan virus SARS-CoV-2 kepada orang lain?

Ada beberapa petunjuk yang mengarah pada kemungkinan vaksin tertentu mungkin dapat mengurangi penularan. Vaksin pun terbukti bisa mengurangi jumlah partikel virus di tubuh manusia.


"Sangat mungkin jika vaksin membuat orang menjadi lebih tidak sakit, mereka menghasilkan lebih sedikit virus, dan karena itu akan lebih tidak menular, tapi itu hanya teori," kata Keith Neal, profesor emeritus epidemiologi di University of Nottingham.


Ambil contoh meningitis. Untuk jenis yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis, ada banyak vaksin yang tersedia untuk puluhan jenis yang berbeda. Namun, beberapa telah terbukti masih memungkinkan orang untuk membawa bakteri yang menjadi penyebab penyakit.


Beberapa perusahaan pengembang vaksin turut melakukan penelitian guna menjawab pertanyaan tersebut. Salah satunya adalah Moderna. Pada bulan November lalu, beberapa hasil awal penelitiannya membuat para ilmuwan bersemangat.


Perusahaan mengungkapkan bahwa vaksin ini dapat mencegah virus menyebar selama penelitian pada kera rhesus, ketika mereka diberi dosis yang cukup tinggi. Primata ini dikenal memiliki fisiologi pernapasan yang mirip dengan manusia sehingga temuannya memberikan angin segar.


Dikutip dari BBC, Selasa (2/3/2021) ada juga Pfizer yang melakukan studi serupa. Pada awal Januari, kepala eksekutif Pfizer, Albert Bourla, mengatakan penelitian pada hewan menemukan bahwa Pfizer memberikan perlindungan yang signifikan dari penularan virus, meskipun hal ini belum terbukti pada manusia.


Kemudian sebuah survei kecil di Israel menemukan, dari 102 staf medis yang menerima dua dosis vaksin, hanya dua yang mengembangkan jumlah antibodi yang 'rendah'.


Sayangnya, kemampuan vaksin untuk mencegah penularan tidak bisa berjalan sendirian. Masih ada social distancing yang harus ditaati dan juga herd immunity yang tetap harus dimaksimalkan.


"Jika vaksin tidak sepenuhnya menghentikan penularan, itu akan meningkatkan jumlah orang yang perlu kita vaksinasi untuk benar-benar melewati ambang kekebalan kawanan dan menurunkan kasus ke suatu tempat mendekati nol," kata Michael Head, seorang peneliti senior kesehatan global di University of Southampton.


Herd immunity adalah perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang didapat populasi ketika cukup banyak orang yang mendapatkan kekebalan. Meski pada akhirnya mereka yang divaksinasi memiliki kemungkinan terlindungi lebih besar, ada orang-orang yang tidak mendapatkan kesempatan vaksinasi karena hal-hal tertentu. Karenanya, praktik 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan) tetap harus dilaksanakan sampai herd immunity benar-benar didapatkan.

https://tendabiru21.net/movies/212-the-power-of-love/


Layanan Jastip Selama Pandemi, Permudah Belanja dari Luar Negeri


Selama pandemi COVID-19, setiap orang diharuskan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Semua sektor industri di dunia terkena imbas pandemi, termasuk industri perjalanan wisata menyusul pembatasan bepergian antarnegara.

Situasi terkini yang tidak memungkinkan untuk bepergian keluar negeri membuat cross border online shopping menjadi satu-satunya solusi untuk berbelanja barang yang tidak tersedia di Indonesia. Jastip luar negeri menyediakan layanan online shopping antarnegara tanpa harus mengunjungi negara asal produk dijual.


Salah satu penyedia layanan jastip luar negeri adalah ePorter.id, yang sudah beroperasi sejak 2014. Konsumen dapat belanja produk secara online dari Amazon, eBay, Walmart, BestBuy, Target, Costco Wholesale, Sephora, dan ribuan website lainnya dari negara Amerika Serikat, Australia, Singapura dan Inggris (UK) dengan harga murah dan proses yang mudah. Produk yang dapat dibeli pun beragam, mulai dari PlayStation 5, Xbox Series X, Apple, Breville, Oculus Quest 2, Brompton, Google Pixel, Kirkland, Puritan, dan lain sebagainya.

https://tendabiru21.net/movies/halo-makassar/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar