Pemerintah pada hari Senin (4/5/2020) mengumumkan total kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia menjadi 11.587 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 864 di antaranya meninggal dunia sementara 1.954 orang lain dinyatakan sembuh.
"Kasus konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal bertambah 19 orang sehingga menjadi 864 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Senin (4/5/2020).
Dengan data tersebut artinya tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) virus Corona di Indonesia saat ini ada di angka 7,45 persen. Terjadi penurunan dari hari Minggu kemarin yang angkanya 7,55 persen.
Data yang dihimpun oleh Research Center Johns Hopkins University menunjukkan rata-rata CFR wabah Corona di dunia saat ini ada di angka 7,05 persen persen.
Amerika Serikat (AS) masih ada di urutan pertama sebagai negara dengan jumlah kasus Corona terbanyak yaitu 1.158.041 kasus. Berikutnya diikuti Spanyol sebanyak 217.466 kasus dan Italia 210.717 kasus.
Sebagai perbandingan AS memiliki CFR Corona 5,84 persen, Spanyol 11,61 persen, dan Italia 13,70 persen.
Percuma Punya Masker Mahal Tapi Pakainya Melorot ke Dagu
Mengenakan masker kain direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah sebagai upaya mencegah penularan virus Corona. Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), semua warga yang ke luar rumah, misalnya saat ke supermarket, diharuskan mengenakan masker.
Sayangnya banyak masyarakat yang hanya mengenakan masker untuk formalitas saja. Artinya mereka tidak memakai masker sesuai aturan yang dianjurkan yakni menutupi hidung dan mulut.
"Masker jenis apapun, kalau melorot dan hidungnya nggak ditutup berarti kan 100 persen percuma karena ada peluang masuk lewat hidung. Kalau misal mulut yang terbuka dalam artian sampai dagu, virus bisa masuk lewat dua-duanya (hidung dan mulut)," tutur peneliti nanoteknologi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Eng Muhamad Nasir saat dihubungi detikcom ditulis Senin (4/5/2020).
Apabila masker tidak dikenakan dengan benar, maka proteksi untuk menahan partikulat baik virus atau bakteri tak ada walaupun memakai masker bedah atau N95 sekalipun. Jika masker melorot hingga ke dagu, risiko penularan lewat mulut dan hidung sangat terbuka lebar.
"Kan ada juga sekarang yang pakai masker tapi udara masih bisa mengalir jadi itu perlu kita perbaiki. Mungkin karena adanya keterbatasan pemahaman masyarakat kita jadi banyak yang pakai masker begitu saja makanya itu yang perlu kita edukasi mengenai cara memakai masker yang benar jadi hidung dan mulut harus tertutup," jelasnya.
Masker kain pun secara umum harus membuat penggunanya sulit bernapas karena sifatnya harus menahan aliran udara dan menahan partikulat.
Kata Psikolog Soal Prank Youtuber Bagikan 'Makanan' Sampah ke Waria-Bocah
Satu Youtuber dari Bandung, Ferdian Paleka, mendadak jadi perbincangan publik karena satu video prank yang dibagikannya melalui saluran Youtube. Ferdian mengunggah dan menayangkan rekaman video berjudul 'PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL' pada Minggu (3/5/2020).
Akibat dari video tersebut, netizen mulai mencarinya di berbagai media sosial, seperti Instagram dan Channel Youtube miliknya. Dalam videp tersebut, terlihat ia membagikan dus makanan berisi sampah kepada sejumlah waria dan sekelompok bocah, sehingga memancing kecaman dari banyak orang.
Psikolog Diah Ayu dari Personal Growth mengatakan bahwa Ferdian ini tidak merasa bersalah telah melakukan prank tersebut. Justru dia merasa melakukan tindakan yang cukup benar, apalagi di bulan puasa dan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini dan menganggap mereka yang masih di luar rumah adalah suatu kesalahan.
"Saya tidak menonton secara full, cuma tahu intinya saja. Jadi, yang saya tangkap si Ferdian ini saat melakukan hal tersebut tidak merasa bersalah sebenarnya," kata Diah saat dihubungi detikcom, Senin (4/5/2020).
"Karena yang saya lihat di situ, dia mengatakan bahwa mohon maaf bencong atau banci tersebut seharusnya tidak beroperasi ketika bulan Ramadhan ini. Kemudian, dia menyampaikan bahwa sekarang adalah masa PSBB. Dia menyampaikan seperti itu di dalam videonya," lanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar